RokanHulu:Riaunet.com~Berhasil mengelola dua unit usaha jasa keuangan, yakni simpan pinjam dan agen BRI link, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Harapan Jaya Lestari desa harapan jaya kecamatan tambusai utara ditahun 2017 berhasil meraup keuntungan mencapai 229 juta rupiah.
Hal ini disampaikan dalam acara musyawarah pertanggungjawaban bumdesa harapan jaya lestari, selasa (13/3/2018), di halaman gedung bumdesa harapan jaya lestari.
Dalam Musyawarah pertanggung jawaban yang dihadiri camat tambusai utara mastur S.Sos, M.SI, koordinator bumdesa kabupaten kabupaten rokan hulu itu, Direktur Bumdesa harapan jaya lestari Mujiyono menyampaikan laporan tahunannya, diantaranya Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun buku 2017 senilai Rp 229 juta, mengalami kenaikan dari SHU sebesar Rp190 juta ditahun 2016.
Kemudian disampaikan juga, bumdesa ini berdiri sejak 19 maret 2014, dengan modal awal Ued sp sebesar Rp500 juta ditahun 2010 dari pemkab rokan hulu alokasi dana Program Pengembangan Lembaga Ekonomi Perdesaan (PPLED).
Saat ini pemanfaat dana bumdes ini sebanyak 724 orang dari berbagai jenis usaha. Adapun perkembangan dana per desember 2017 senilai 1.1 milyar rupiah.
Bumdes harapan jaya lestari ini mengelola jasa keuangan berupa simpan pinjam dan agen BRI link, dan berhasil meraup keuntungan per 31 desember 2017 ini senilai 229 juta rupiah.
SHU ini digunakan untuk cadangan modal 40 persen senilai 91 juta rupiah, Apbdes 10 persen senilai 22. 9 juta rupiah, dana sosial 5 persen senilai 11.4 juta rupiah, bonus pelaku 10 persen senilai 22.9 juta rupiah, door price dan mdpt 20 persen 45.8 juta rupiah, inventaris 5 persen senilai 11.4 juta rupiah, diklat dan pelatihan 11.4 juta rupiah dan untuk rumah tangga miskin 5 persen senilai 11.4 juta rupiah.
Meski meraih keuntungan yang cukup besar, bumdesa harapan jaya lestari ini juga tetap mengalami permasalahan , diantaranya adanya tunggakan yang relatif, tinggi senilai 253 juta rupiah, yang terdiri dari 83 orang. kemudian daftar tunggu yang cukup banyak mencapai 20 orang yang akibatnya mengalami kekurangan modal mencapai 150 juta rupiah.
Kepala Desa Simpang harapan, Kaslan menyebutkan bahwa bumdes harapan jaya lestari telah menyampaikan perkembangan bumdes secara umum. Menurutnya, bumdes ini ditahun 2015 berada di rangking 85 se kabupaten rokan hulu, kemudian mengalami kenaikan menjadi peringkat 12 ditahun 2016 dan ditahun 2017 sudah menduduki peringkat ke 7.
Kemudian untuk meyokong pelayanan terbaik di bumdesa, pemerintah desa simpang harapan, ditahun 2017 membangun 1 unit gedung bumdesa harapan jaya lestari dengan dana senilai 194 juta rupiah.
''Bumdes harapan jaya lestari dalam beberapa tahun terakhir mengalami kemajuan yang sangat pesat. Dan alhamdulillah dari shu kita senilai 229 juta rupiah ini kita dapat berbagi dana sosial kepada taman kanak-kanak. SD negeri 004 tambusai utara, dan SMP negeri 8 tambusai utara,"' kata Kaslan.
Koordinator bumdesa kabupaten rokan hulu, Ir. Hasan Basri Rais menyebutkan, tahun 2017 ini 145 desa, dan enam kelurahan dirokan hulu sudah memiliki bumdesa masing-masing, untuk itu rokan hulu diharapkan kedepan dapat menjadi kabupaten bumdesa. Untuk itu bumdes diharapkan dapat menghidupkan ekonomi masyarakat yang dapat menggarap seluruh potensi desa, sehingga kesejahteraan masyarakat desa.
Dipenghujung acara, kepala bidang pemberdayaan masyarakat dan ekonomi desa dari DPMPD Rohul, Dwi Yurnisa, A.Mp ,didampingi camat tambusai utara H.Mastur M.Si, kapolsek tambusai utara AKP Fauzi, kordinator bumdesa kabupaten rokan hulu Ir.Hasan Basri, dan kepala desa simpang harapan Kaslan melakukan pemotongan pita dan meresmikan pemakaian gedung bumdesa.
Alhamdulillah gedungnya bagus, kayak bank, ada ruang pelayanannya, ada ruang meeting, ada ruang arsip, ruang kasir, dan ruang direkturnya.
"Saya berharap pemakaian gedung baru ini menjadi motivasi untuk pengurus bumdes HJL untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, dan memajukan bumdesnya kedepan," Kata Dwi Yusrina. (Na).
