Berita Terkini

BI Cabang Riau Gelar Sosialisasi Gerakan Nasional di UPP Rohul

Rabu, Februari 28, 2018
RokanHulu:Riaunet.com~Program BI (Bank Indonesia) mengajar, BI cabang Provinsi Riau menggelar sosialisasi dan edukasi gerakan nasional non tunai dan keuangan inklusif di Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Selasa (27/2/2018).

Hadir dalam sosialisasi tersebut, ketua LP2M UPP, Kepala Perpustakaan Universitas Pasir Pengaraian, Bi Provinsi Riau, Gubernur Mahasiswa Fakultas Ekonomi, serta puluhan mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian.

Rektor Universitas Pasir pengaraian, Dr. Adolf Bastian, M. Pd menyebutkan, akademika UPP dukung penuh kerjasama Bi dengan Universitas Pasir Pengaraian ini, karena dengan adanya kerjasama ini akan membantu mahasiswa dalam memahami konsep keuangan pada suatu perbankan.

Dan itu merupakan suatu langkah menuju visi terbaru kampus UPP, yakni menciptakan generasi teknopreneur 2035," sebutnya.

Cocok dengan visi terbaru kampus UPP, menciptakan generasi tekhnopreneur 2035, maka BI ini membidik sasaran programnya kepada mahasiswa. Disamping mahasiswa kaum intelektual, mahasiswa juga sangat berpengaruh terhadap masyarakat. 

Dengan sosialisasi ini mahasiswa diharapkan bisa memberikan pemahaman yang lebih komunikatif dengan masyarakat. Apalagi menghadapi fenomena sosiologi ekonomi masyarakat sekarang. Dimana masyarakat cenderung menyatakan Bank Indonesia masih berorientasi pada kebijakan, sementara perbankan merupakan profit oriented.

Dengan demikian bahwa tujuan sosialisasi dan edukasi gerakan nasional non tunai dan keuangan inklusif ini dilaksanakan, supaya masyarakat Indonesia teredukasi dengan baik mengenai peran dan tugas bank Indonesia, khususnya di daerah melalui mahasiswa.

James Okto Irwan, tenaga kerja BI Riau yang turun ke kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menjelaskan bahwa kontribusi selama ini dari Bi untuk masyarakat Indonesia selalu menjaga kestabilan.

"Kita ini kan Bank Sentral yang tujuannya menjaga kestabilan nilai rupiah, yang mana kestabilan tersebut bisa tercermin dari dua hal, yakni kurs dan harga barang dan jasa penukaran kontribusi utama etika adalah menjaga kestabilan harga supaya masyarakat yang khususnya masyarakat menengah kebawah bisa tetap mengkonsumsi barang sesuai kuantitasnya," kata James.

Sementara itu Nofrizal, LC, MH selaku kepala perpustakaan Universitas Pasir Pengaraian, sangat berterima kasih kepada pihak BI Riau. Karena dengan kehadirannya pada sosialisasi hari ini, hal tersebut akan memicu daya giat edukasi atau belajar mahasiswa kedepannya.

"Sosialisasi ini tidak berhenti sampai pada hari ini saja, namun akan kita lanjutkan dengan MoU antara BI dengan perpustakaan Universitas Pasir Pengaraian. yang mana sampai pada sekarang kita masih dalam proses persiapan ruangan yang baru saja kita tinjau," Ujar Nofrizal. (Des)