Berita Terkini

Peringati Puncak Hari Anak Nasional, IGTKI dan PGRI Gelar Perlombaan

Sabtu, Maret 24, 2018
Bengkalis:Riaunet.com~Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Bengkalis serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Bengkalis menggelar puncak Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kecamatan Bengkalis di TK Pertiwi, Jalan Pembangunan 3 Bengkalis, Sabtu (24/3/2018).

Pada acara puncak tersebut setiap perlombaan yang dilaksanakan dalam menyambut HAN tersebut diumumkan siapa pemenangnya.

Untuk lomba mewarnai mamamia, Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah 1 Jalan Antara Bengkalis, berhasil mengukir prestasi dengan menjadi peserta terbanyak yang mendapatkan juara. Bunda Halimah, salah seorang guru TK Aisyiyah 1 mengatakan, dari 10 siswa TKAisyiyah 1 yang mengikuti lomba terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan, 7 diantaranya mendapatkan juara.

“Ke 7 siswa yang mendapatkan juara yakni, Gadiza Putri  Arfisa meraih juara 2, Nadia Dwi Rahmawati juara 3, Adiva Safwa Fadli juara 4, Syafa Andini juara 5 dan Syafira Mulianda juara 6 untuk kategori siswa perempuan,” kata Halimah.

Untuk juara 1 diraih Keisha Wahyu Shabrina anak dari pasangan Ahmad Wahyudi alias Ayang dan Nur Rahmi dari TK Pertiwi Bengkalis.

Sedangkan untuk siswa laki-laki, TK Aisyiyah 1 berhasil mendapatkan juara 2 yang diraih Humam Yasin dan Muhammad Aftar Alariq berhasil menyabet juara 5. “Sementara juara 1 diraih Muhammad Anugerah dari TK Pertiwi, Muhammad Al Haris meraih juara 3, Muhammad Revi Ariansyah dari TK Aisyah 2 meraih juara 4, dan juara ke 6 diraih TK Pertiwi atas nama Rianda Novaldi. Jadi total siswa kita yang berhasil menjadi juara sebanyak 7 siswa, yang terdiri dari 5 orang siswa perempuan dan 2 orang siswa laki-laki,” sebut Halimah yang mengajar di kelas Sentral Persiapan.

Halimah mengakui bahwa selaku guru yang mendidik mereka, kita merasa bangga dan terharu terhadap capaian yang diraih para siswanya. “Perasaan bangga dan terharu tentu tak dapat kami sembunyikan, karena mereka berhasil mengharumkan nama sekolah, tempat dimana mereka belajar,” ujar Halimah dengan nada haru.

Menurutnta semoga keberasilan yang diraih ini menjadikan motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk dapat berkreasi meningkatkan keterampilan dan belajar, serta bagi para pengajar agar bersemangat lagi untuk mengajar dengan sepenuh hati dan tentunya dengan terobosan yang positif demi kemajuan pendidikan, khususnya di dunia pendidikan Taman Kanak-Kanak. (Rom/rls)