SIAK:Riaunet.com~Nasib naas yang dialami Andika (21), pria yang beralamat di jalan pelabuhan pertiwi Kampung Pinang sebatang timur, Tualang ditemukan tidak bernyawa lagi di Dermaga Pertiwi, Rabu (1/3/2016) sekitar pukul 15.00 Wib.
Kejadian penemuan mayat Andika yang hilang selama dua hari tersebut dibantu sama pihak kepolisian sektor Tualang bersama masyarakat.
Kejadian itu berawal saat Andika pergi memancing seorang diri menggunakan sampan, Selasa (28/3/2017) di seputaran Dermaga pertiwi, karena tidak kunjung pulang kerumah sekitar pukul 20.00 Wib pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian untuk melakukan pencarian, esok harinya Andika ditemukan mengapung tidak bernyawa lagi di Dermaga Pertiwi.
Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar siregar melalui Kanit Reskrim Yusuf Purba membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.
"Kita bersama masyarakat sudah menyelusuri sepanjang pinggiran sungai siak termasuk di dermaga pertiwi ini, alhasil mayat tersebut ditemukan," Ungkap Yusuf Purba kepada riaunet.com, Kamis (3/3/2017) di Tualang kabupaten siak.
Lanjut Purba mengatakan bahwa pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban, pihak keluarga menolak untuk diotopsi.
"Pihak keluarga menolak untuk diotopsi, sedangkan korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga Rabu kemarin,"Ujarnya (Iz).
Kejadian penemuan mayat Andika yang hilang selama dua hari tersebut dibantu sama pihak kepolisian sektor Tualang bersama masyarakat.
Kejadian itu berawal saat Andika pergi memancing seorang diri menggunakan sampan, Selasa (28/3/2017) di seputaran Dermaga pertiwi, karena tidak kunjung pulang kerumah sekitar pukul 20.00 Wib pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian untuk melakukan pencarian, esok harinya Andika ditemukan mengapung tidak bernyawa lagi di Dermaga Pertiwi.
Kapolsek Tualang Kompol Ali Dahmar siregar melalui Kanit Reskrim Yusuf Purba membenarkan kejadian penemuan mayat tersebut.
"Kita bersama masyarakat sudah menyelusuri sepanjang pinggiran sungai siak termasuk di dermaga pertiwi ini, alhasil mayat tersebut ditemukan," Ungkap Yusuf Purba kepada riaunet.com, Kamis (3/3/2017) di Tualang kabupaten siak.
Lanjut Purba mengatakan bahwa pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban, pihak keluarga menolak untuk diotopsi.
"Pihak keluarga menolak untuk diotopsi, sedangkan korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga Rabu kemarin,"Ujarnya (Iz).
