Berita Terkini

Warga‪ 3 Desa Di Tambusai Keluhkan Kondisi Jalan Yang Rusak Parah

Rabu, Februari 22, 2017
RokanHulu:Riaunet.com~Kerusakan ruas jalan aspal di tiga desa yang ada di Kecamatan Tambusai, yakni Desa Rantau Panjang, Desa Tingkok dan Desa Suka Maju dikeluhkan masyarakat setempat. Kerusakan ruas jalan aspal yang dibangun melalui dana APBD Rohul itu disebabkan tidak sesuainya tonase muatan angkutan produksi perusahaan perkebunan yang beroperasi yang melintasi ruas jalan desa tersebut.‬

‪ Pantauan riaunet.com dilapangan bahwa kerusakan ruas jalan ditiga desa tersebut, ada sebanyak puluhan titik. Kondisi jalan aspal itu sangat rawan terjadinya kecelakaan lalulintas. Tidak saja dirasakan masyarakat 3 desa, tetapi juga dialami oleh Plt Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Suka Maju Kecamatan Tambusai, Selasa (21/2/2017) siang saat menghadiri acara Syukuran Indra Admaja atas terpilih dan dilantik sebagai Kades Suka Maju.‬

‪ Kerusakan ruas jalan aspal yang sangat parah terjadi di Desa Tingkok dan Desa Rantau Panjang. Selain jalan tersebut dilintasi truk colt diesel milik masyarakat yang mengangkut hasil perkebunan sawit, ruas jalan tersebut menjadi jalan lintas dari sejumlah perusahaan yang mengangkut Tanda  Buan Segar dan minyak Cruce Palm Oil (CPO).‬

‪ Terkait Jalan yang rusak, salah satu upaya memanggil perusahaan untuk mengajak bersama-sama menjaga dan merawat jalan dengan baik. Karena jalan itu dinikmati rakyat dan perusahaan, kalau hanya memakai tanpa ikut bertanggungjawab memlihara dan memperbaiki, itu tidak adil," Kata bupati kepada riaunet.com, Selasa (21/02/2017).

"Perusahaan yang beroperasi di tiga desa tersebut tidak saja mencari keuntungan semata, tapi juga diharapkan berpartisipasi dalam memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan utama masyarakat untuk menuju ke ibukota Kecamatan Tambusai.

‪ Saya sudah sampaikan ke Camat Tambusai Zahrial Lutfi untuk mengundang perusahaan yang melintasi ruas jalan Desa suka Maju, Desa Tingkok dan Desa Rantau Panjang, untuk membicarakan komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi kepada desa yang setiap hari akses jalan masyarakat ini dilalui untuk mengangkut hasil produksinya," Katanya lagi.‬

‪ Lanjut dia, kapan diundangnya sejumlah perusahaan yang beroperasi di tiga desa tersebut, Sukiman mengaku, secepatnya pemerintah Kecamatan Tambusai untuk mengundang perusahaan itu untuk duduk bersama di ibukota kabupaten. 

"Lebih cepat lebih baik, karena kondisi kerusakan sejumlah titik ruas jalan aspal di 3 desa itu sangat memprihatinkan," tegas Mantan Dandim Inhil tersebut.

Ditambahkannya, sudah sewajarnya perusahaan yang beroperasi di tiga desa itu memperhatikan pembangunan di desa tempat perusahaan itu berusaha. 

"Perusahaan harus salurkan program CSR untuk desa yang menjadi daerah lintasan angkutan produksi perusahaan, Terutama infrastruktur jalan desa yang harus diperhatikan," ujarnya‬

‪ Sementara itu, ditempat terpisah, Kades Suka Maju, Indra Admaja kepada wartawan juga mengatakan bahwa selama Ini perusahaan yang beroperasi di desanya atau desa tetangga yang melintasi ruas jalan desa Suka Maju, kurang kontribusinya memperhatikan pembangunan infrastruktur desa. 

Sementara, jalan desa itu menjadi jalan lintasan alternative bagi perusahaan pengangkut hasil perkebunannya," Katanya. 

"kedepan saya bersama masyarakat, akan melakukan komunikasi dengan perusahaan terhadap komitmennya dalam pembangunan infrastruktur di Pedesaan. Didesa Suka Maju ada PT Panca Surya Agrindo, PT PISP dan di desa tetangga ada PT Torganda dan Torus Ganda," jelas kades.‬

‪ Masih kata kades, Perlunya duduk bersama untuk mencarikan solusi dalam mengatasi infrastuktur jalan desa yang rusak.

"Dia mengaku, ada sekitar 4 kilometer ruas jalan yang rusak di wilayah kerjanya, Jalan yang rusak itu sangat dikeluhkan masyarakat disaat musim penghujan seperti sekarang ini, karena  berpengaruh terhadap harga dari barang harian serta terganggunya masyarakat dalam menjual hasil perkebunan dan pertanian keluar," tutunya. (Jup)