Manila~Akhirnya 10 orang Awak Buah Kapal (ABK)Brahma asal Indonesia yang disandera Daesh, kelompok yang terkait dengan Abu Sayyaf, telah dibebaskan di Sulu pada Minggu siang. Mereka disandera sejak bulan Maret dengan permintaan tebusan 50 juta peso atau senilai 1 juta dollar.
Inquirer, (Media filipina) edisi Minggu (1/5/2016) menyebutkan bahwa Kepala Polisi Sulu Superintenden Wilfredo Cayat, telah mengkonfirmasi pelepasan sandera itu namun tidak bisa memberikan detail lebih lanjut.
"Diberitahukan kepada ada orang-orang tak dikenal yang men-drop warga Indoneisa di depan rumah Gubernur Sulu (Abdusakur) Totoh Tan (II)," ujarnya. (dtk)
Inquirer, (Media filipina) edisi Minggu (1/5/2016) menyebutkan bahwa Kepala Polisi Sulu Superintenden Wilfredo Cayat, telah mengkonfirmasi pelepasan sandera itu namun tidak bisa memberikan detail lebih lanjut.
"Diberitahukan kepada ada orang-orang tak dikenal yang men-drop warga Indoneisa di depan rumah Gubernur Sulu (Abdusakur) Totoh Tan (II)," ujarnya. (dtk)
