ROKANHULU:RIAUNET.COM~Plafon Masjid Agung Islamic Center kabupaten rokan hulu, yang terbuat dari gipsum tiba-tiba runtuh di saat jemaah sedang melaksanakan Salat Zuhur Ahad, 24 Juni 2018. Seorang jemah terkena kepingan gipsum hingga harus dirawat di rumah sakit.
Pada insiden naas itu, Budiman Harahap (59) warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut) yang sedang melaksanakan Salat Zuhur di shaf kedua ikut tertimpa plafon Masjid Agung Islamic Center Rohul.
Pria berprofesi sebagai Kepala Sekolah di salah satu Sekolah Dasar Negeri di daerah Huta Padang, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan ini terpaksa dilarikan Satpam ke RSUD Rohul, menggunakan ambulance Masjid Agung Islamic Center Rohul.
Korban Budiman sempat mendapatkan penanganan medis di UGD, sebelum menjalani rawat inap di ruangan Cempaka Kelas II RSUD Rohul.
Hamidah, istri korban Budiman Harahap, mengungkapkan mereka datang ke Masjid Agung Islamic Center Rohul memang berniat ingi melihat kemegahan masjid, sekaligus ikut menunaikan Salat Zuhur berjemaah.
Perempuan itu mengaku tidak tahu persis bagaimana kronologis, saat suaminya yang sedang melaksanakan Salat Zuhur berjemaah tertimpa plafon Masjid Agung.
Hamidah menuturkan, saat itu suaminya ikut Salat Zuhur berjemaah di bagian shaf kedua, di bagian sayap sebelah kiri. Awalnya, Budiman ingin salat tepat di belakang imam, namun karena ramainya jemaah korban hanya mendapatkan shaf kedua.
Di detik terakhir, menjelang salam, tiba-tiba plafon terbuat dari gipsum di Masjid Agung runtuh dan langsung menimpa Budiman hingga korban sempat pingsan.
"Tadi bapak sempat pingsan, namun saat di pintu masjid dia sadar. Dikiranya kami tabrakan (mobil). Namun setelah saya jelaskan baru dia sadar," ungkap Hamidah ditemui riauterkinicom di RSUD Rohul, Ahad sore.
Hamidah mengungkapkan belum mengetahui bagaimana kondisi suaminya sebenarnya. Namun dokter mengatakan bila suaminya tidak mengalami luka, namun perlu dirawat inap.
Kemudian mengenai biaya perobatan korban Budiman Harahap selama di RSUD Rohul, Husni mengakui segala biaya akan ditanggung pihak pengelola Masjid Agung Islamic Center.
Sedangkan istri korban, Hamidah, mengakui dirinya tidak mengetahui bagaimana pengobatan suaminya. Namun pihak pengelola hanya disuruh mengikuti prosedur rumah sakit saja.
“Biaya kalau ditanggung Alhamdulillah, kami juga tidak menyalahkan siapapun, apalagi inikan di dalam masjid, kejadian yang tidak terduga," sebut Hamidah. (Na)
Kemudian mengenai biaya perobatan korban Budiman Harahap selama di RSUD Rohul, Husni mengakui segala biaya akan ditanggung pihak pengelola Masjid Agung Islamic Center.
Sedangkan istri korban, Hamidah, mengakui dirinya tidak mengetahui bagaimana pengobatan suaminya. Namun pihak pengelola hanya disuruh mengikuti prosedur rumah sakit saja.
“Biaya kalau ditanggung Alhamdulillah, kami juga tidak menyalahkan siapapun, apalagi inikan di dalam masjid, kejadian yang tidak terduga," sebut Hamidah. (Na)

