Pekanbaru:Riaunet.com~Pembicara hebat yang dihadirkan pada kuliah umum Panglima Tentara Nasional Indonesi (TNI) jendral Gatot Nurmantyo dengan tema, Menjaga Keutuhan Negara Republik Indonesia, yang digagas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Riau, Rabu 5 April 2017. Di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiwa (PKM) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Jl.H.R Soebrantas No. 155 KM. 15 Simpang Baru Panam.
Pembicara ini juga sangat dikenal masyarakat karena beliau sudah banyak megelilingi daerah-daerah yang ada di Indonesia ini. Beliau juga memiliki banyak pengalaman dan prestasi dalam tugasnya, beliau juga pernah pergi ke beberapa Negara dalam penugasannya yaitu Amerika Serikat, Australia, Brunei Darussalam, Denmark, India, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Laos, Libano, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.
Karena prestasinya yang bagus dan cemerlang sehingga beliau diangkat menjadi Panglima TNI pada 8 juli 2015 lalu oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. Awal karier beliau di dunia militer mulai dari tahun 1982 yang bertugas sebagai Danton Yonif 315/Garuda Bogor.
Dan pada kesempatan kuliah umum kali ini beliau akan menyampai kan tentang ‘Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri, Modal Mewujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang’. Dalam kuliah umum tesebut beliau menjelaskan kenapa Indonesia harus jadi pemenang? Karena pada zaman sekarang telah terjadi kompetisi global yang mengakibatkan banyak dari bangsa kita yang terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan.
Beliau juga mengatakan kita sebagai bangsa Indonesia tidak akan pernah kalah dan mereka tidak akan pernah menguasai Indonesia karena Indonesia luar biasa pertumbuhan ekonominya pertahunnya 5% sedangkan Negara lain hanya 2%. Indonesia juga merupakan kepercayaan konsumen tertinggi nomor 3 di dunia, Indonesia juga Negara teroptimis nomor 2 dunia dan masih banyak lagi yang dimiliki Indonesia selain dari itu maka nya Indonesia tidak akan pernah kalah.
Beliau menutup kuliah umum panglima TNI dengan memberi Motivasi pada seluruh pelajar dan mahasiswa penerus bangsa kedepannya dengan kata “selamat belajar selamat berjuang dan wujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang.”*** (Maini)
