SIAK:Riaunet.com~Polisi air dan udara (airud) Polda Riau mengandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau melakukan sosialisasi tentang bahaya Narkoba bagi penerus generasi bangsa yaitu dikalangan pelajar di aula Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang Kabupaten Siak, Kamis (23/3/2017).
Hadir dalam sosialisasi tersebut Kasi Patwal Ditpolda Riau Kompol Rioso, penghulu pinang sebatang Bambang Saputra SH, tokoh masyarakat dan 50 pelajar dari SMPN 4 Tualang, sedangkan untuk pemateri dalam sosialisasi bahaya Narkoba, yaitu Dina Fitriana lubis dari BNNP Riau.
Ketua tim pelaksana Kasi Patwal Ditpolair Polda Riau, Kompol Rioso mengatakan bahwa narkoba merupakan zat yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi manusia, sosialisasi ini rutin kita lakukan agar meminimalisir penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar.
"Kita tidak menginginkan para generasi penerus yaitu pelajar untuk tidak mengkonsumsi narkoba seperti Ganja, sabu sabu dan ektesy, karena akan merusak sistem saraf mereka, kemudian kita akan sampaikan ke mereka tentang bahaya Narkoba tersebut,"Ungkap Rioso dalam Sosialisasi quick wins program 6.
"Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruangan publik" dihadapan pelajar yang hadir Rioso menyadari salah satu jenis narkoba yaitu Lem sulit mereka bertindak untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba tersebut, selain barang mudah didapat dan harga terbilang murah, narkoba jenis ini sangat trend dikalangan pelajar.
"Kita bisa mengatasi itu, lihat gejala awal pada anak, jadi dibutuhkan peran orang tua untuk mengawasi perkembangan anak agar mereka tidak menyimpang, kemudian kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membuat payung hukum yang jelas," Tambahnya.
Rioso berharap bagi para peserta yang hadir baik itu dari pelajar maupun masyarakat agar dapat menjadi duta atau pelopor anti narkoba di Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang umumnya.
Penghulu Pinang sebatang Bambang Saputra SH menyambut baik sosialisasi bahaya narkoba yang ditaja oleh Polairud dan BNNP Provinsi Riau.
"Ini langkah yang baik untuk memerangi Narkoba, apalagi dikalangan pelajar," Tutupnya (Iz).
Hadir dalam sosialisasi tersebut Kasi Patwal Ditpolda Riau Kompol Rioso, penghulu pinang sebatang Bambang Saputra SH, tokoh masyarakat dan 50 pelajar dari SMPN 4 Tualang, sedangkan untuk pemateri dalam sosialisasi bahaya Narkoba, yaitu Dina Fitriana lubis dari BNNP Riau.
Ketua tim pelaksana Kasi Patwal Ditpolair Polda Riau, Kompol Rioso mengatakan bahwa narkoba merupakan zat yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi manusia, sosialisasi ini rutin kita lakukan agar meminimalisir penyalahgunaan narkoba dikalangan pelajar.
"Kita tidak menginginkan para generasi penerus yaitu pelajar untuk tidak mengkonsumsi narkoba seperti Ganja, sabu sabu dan ektesy, karena akan merusak sistem saraf mereka, kemudian kita akan sampaikan ke mereka tentang bahaya Narkoba tersebut,"Ungkap Rioso dalam Sosialisasi quick wins program 6.
"Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial diruangan publik" dihadapan pelajar yang hadir Rioso menyadari salah satu jenis narkoba yaitu Lem sulit mereka bertindak untuk mengatasi penyalahgunaan narkoba tersebut, selain barang mudah didapat dan harga terbilang murah, narkoba jenis ini sangat trend dikalangan pelajar.
"Kita bisa mengatasi itu, lihat gejala awal pada anak, jadi dibutuhkan peran orang tua untuk mengawasi perkembangan anak agar mereka tidak menyimpang, kemudian kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membuat payung hukum yang jelas," Tambahnya.
Rioso berharap bagi para peserta yang hadir baik itu dari pelajar maupun masyarakat agar dapat menjadi duta atau pelopor anti narkoba di Kampung Pinang Sebatang Kecamatan Tualang umumnya.
Penghulu Pinang sebatang Bambang Saputra SH menyambut baik sosialisasi bahaya narkoba yang ditaja oleh Polairud dan BNNP Provinsi Riau.
"Ini langkah yang baik untuk memerangi Narkoba, apalagi dikalangan pelajar," Tutupnya (Iz).
