Berita Terkini

Perjuangkan Hak Milik Lahan, Bahkan Anak dan Balita Kalikapuk Pun Ikut Aksi Damai ke Kantor Bupati Rohul

Jumat, Juni 22, 2018
Aksi damai di depan gerbang kantor bupati rokan hulu yang disambut sekda kabupaten rokan huku, abdul haris
ROKANHULU:Riaunet.com~Ratusan warga kalikapuk desa batabg kumu kecamatan tambusai kabupaten rokan hulu,  riau,  kamis 21 juni 2018 mendatangi kantor bupati rokan hulu untuk melaksanakan aksi damai dalam rangka menyampaikan penderitaan masyarakat kalikapuk yang sudah sejak tahun 2012 merasa tertindas oleh pt. Mazuma agro indonesia (mai). 

Warga datang atas nama forum komunikasi perjuangan petani kalikapuk (fkppk) rokan hulu,  untuk meminta bantuan pemerintah kabupaten rokan hulu dalam menyelesaikan persoalan masyarakat kalikapuk dengan pt. Mai yang selama ini menurut warga telah melakukan penyerobotan lahan perkebunan masyarakat kalikapuk seluas 700 ha. 

Adapun tuntutan masyarakat kalikapuk yang disampaikan dihadapan sekda kabupaten rokn huku,  abdul haris saat aksi damai di depan gerbang kantor bupati rokan hulu yakni :

1.warga kalikapuk ingin mendapatkan kehidupan yang layak dari negara serta bebas dari penindasan dan penzoliman secara hukum. 

2.warga kalikapuk menolak tindakan kesewenangan yang dilakukan pt. Mai yang telah merampas hak yang telah menjadi milik (lahan perkebunan) masyarakat kalikapuk selama bertahun-tahun.

3.warga kalikapuk neminta agar pt. Mai menghentikan aktifitas apapun di atas tanah milik warga. 

4.warga kalikapuk meminta agar pemerintah meninjau ulang lahan perkebunan pt. Mai .

5.warga mendesak pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan ini agar tidak lagi terjadi penindasan di kalikapuk. 

Aksi damai di depan kantor dprd rohul yang diterima langsung ketua komisi 1 dprd rohul, mazril.
"selama ini warga kalikapuk merasakan penjajahan.  Lahan diserobot pt. Mai 700 ha. Kemudian masyarakat yang memanen di lahannya sendiri di tangkap dan dipenjarakan. Penindasan secara premanisme oleh pt. Mai ini terjadi maret 2017 lalu, dengan korban 9 orang warga kalikapuk di tahan polisi karena memanen di lahan perkebunan miliknya sendiri.  " kata wira,  warga kalikapuk

Untuk memperjuangkan yang menjadi hak miliknya dan demi mengharap perhatian serta simpati pemerintah agar segera dan swrius dalam menangani persoalan ini,  warga kalikapun melakukan aksi damai ini dengan mengikut sertakan anak-anak bahkan balita. 

Warga menunjukkan kepada pemerintah kabupaten rokan hulu,  bahwa jika hak mereka dirampas, berarti hak masa depan anaknya yang layak juga ikut terampas. 

Aksi damai warga kalikapuk ini juga dilaksanakan di depan kantor dprd rokan hulu.  

Di dprd rokn hulu,  warga kalikapuk disambut labgsung oleh ketua komisi 1 dprd rokan hulu, mazril. Meski sendirian, mazril tetap menampung aspirasi masyarakat kalikapuk.  Bahkan mazril  berjanji bakal membantu masyarakat kalikapuk untuk menyelesaikan persoalan ini sampai ke kementrian atau pun pemerintah pusat. Karena persoalan sengketa lahan masyarakat kalikapuk ini merupakan sengketa lahan yang melibatkan dua provinsi,  yakni kabupaten rokn hulu provinsi riau dan kabuaten padang lawas provinsi sumatera utara.  

"senin depan kita akan agendakan untuk pelaksanaan dengar pendapat (hearing) terkait persoalan ini. Dprd rohul dalam hal ini komisi 1,  bakal memanggil instansi terkait seperti tata pemerintahan,  dinas perkebunan,  dan bpn serta masyarakat, agar persoalan ini menjadi jelas. Dan dapat kita perjuangkan sampai ke pemerintah pusat. " ungkap mazril, ketua komisi 1 dprd rohul. (Na)