Bengkalis:Riaunet.com~Dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Negeri Junjungan, mulai tahun 2018-2021 Pemerintah Kabupaten Bengkalis akan melaksanakan tujuh proyek tahun jamak Multiyears (MY) pada tujuh kegiatan senilai Rp1.860.458.445.736 Triliun. Salah satu dari tujuh proyek MY dimaksud adalah pembangun Duri Islamic Centre (DIC). Untuk anggaran untuk DIC yang bakal dibangun di atas lahan sekitar 30 hektar itu sebesar Rp303,188 miliar.
Agar pembangunan DIC berjalan sesuai rencana serta keberadaannya nanti berdaya dan berhasil guna, Jum’at (6/4/2018), Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, H Bustami HY didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melakukan kunjungan ke Masjid Agung Islamic Center (MAIC), Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Kedatangan orang nomor satu di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan tersebut disambut langsung oleh Sekda Rohul Damri Harun dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten berjuluk 'Negeri Seribu Suluk'.
Bustami dan rombongan diterima Damri di ruang VIP Islamic Centre di Jalan Tuanku Tambusai Km 4, Pematang Berangan, Kecamatan Rambah.
“Kunjungan Muhibah dimaksud dilakukan sebagai salah satu bagian dalam mematangkan persiapan pembangunan DIC. Misalnya, bagaimana proses atau tahapan pembangunannya. Termasuk juga cara operasionalnya, sehingga tidak menyalahi regulasi seandainya pembiayaannya bersumber dari APBD,” kata Bustami.
Beberapa hal yang menarik usai diajak mengunjungi sejumlah fasilitas yang ada di MAIC, seperti perpustakaan digital, ruang teater, meeting room, bisnis centre dan berbagai fasilitas lainnya, adalah sumbangsih MAIC sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Retribusi Daerah.
“Multi player effect seperti menjadi sumber PAD ini juga nantinya dapat diberikan DIC jika sudah fungsional sebagaimana MAIC ini,” kata Bustami lagi di sela-sela kesibukannya saat meninjau berbagai fasilitas MAIC yang mulai dibangun tahun 2018 tersebut. Hasil kunjungan ini akan segera disampaikan ke Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai bahan masukan, sehingga rencana dan rancangan pembangunan DIC benar-benar paripurna. Bertarap ‘bintang lima’ seperti MAIC Pasir Pangaraian," tambah Bustami.
Sebelumnya, Kepala Bappeda Rohul, Nifzar pernah menjelaskan bahwa setiap bulannya MAIC mampu menyumbangkan PAD sekitar Rp800 juta. “Dana inilah yang digunakan untuk membiayai operasional MAIC. Namun tentu harus masuk Kas Daerah. Salah satu sumber pendapatan MAIC yaitu retribusi bagi pengunjung yang menaiki menara MAIC. Besarnya Rp10.000 per orang,” papar Nifzar.
Nifzar juga menjelaskan bahwa MAIC yang dibangun dengan anggaran awal sekitar Rp156 miliar itu, selain dirancang sebagai pusat ibadah, peningkatan kualitas keimanan dan ketaqwaan, juga menjadi tempat wisata religi.
“PAD sebesar Rp800 juta per bulan itu berasal dari para wisatawan religi tersebut,” kata Nifzar. Diketahui bahwa pejabat yang mendampingi Bustami dalam kunjungan muhibah yang berlangsung penuh rasa kekeluargaan tersebut, diantaranya, Asisten Administrasi Perekonomian dan pembangunan H Heri Indra putra, Kepala bappeda H Jondi Indra Bustian, Kepala Bapenda H Imam Hakim dan Kepala BPAKD Aulia.
Kemudian, Plt Dinas Kepala PUPR H Tajul Mudaris, Plt Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan, Gendrayana Rohani dan Kepala bagian Humas Muhammad Fadli. Sementara dari Pemkab Rohul, ikut mendampingi diantaranya yaitu, Damri Harun, Kepala Bappeda Nifzar, Sekretaris Islamic Center Dipendri, Ketua Harian Mirzal Hamzah dan Ketua Tarbiah H Rasmin. (Rom/rls)