Pekanbaru:Riaunet.com~Sebanyak 805 orang personel gabungan dari kepolisian, TNI, Dishub dan Satpol PP disiapkan untuk mengawal aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa BEM Se - Indonesia yang digelar pada hari Kamis (22/2/2018).Para pendemo yang tergabung dari 120 Universitas BEM se - Indonesia tersebut mengangkat tema "Hentikan Penjajahan Energi di Bumi Indonesia" yang sering disebut sebagai aksi Nasional Kedaulatan Energi.
Menurut Kapolresta Pekanbaru kombespol Susanto, S.IK, SH, MH, Pihaknya telah melakukan persiapan pengamanan yang bekerja sama dengan instansi pemerintah lainnya yaitu Kodim, Denpom, TNI, Dishub, dan Sat Pol PP, seperti terlihat dalam sebuah rapat khusus di ruang Bunga Kiambang gedung Mapolresta Pekanbaru, Rabu (21/2/2018) kemaren.
Pengamanan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru serta memimpin langsung apel terhadap aparat yang ditugaskan melakukan pengamanan unjuk rasa tersebut. Ia berpesan agar seluruh jajaran yang terlibat dapat bersikap humanis dan mengutamakan negosiasi.Tim Kepolisian juga menyiagakan kendaraan Taktis yang difungsikan untuk pengamanan aksi massa berupa Baraccuda dan Watercanon di halaman kantor DPRD Riau Jalan Jenderal Sudirman.
Dan tidak kalah menariknya, petugas Polwan pun diikut sertakan dalam siaga pengamanan sebagai tim Negosiator kepada para Mahasiswa.Walaupun dalam aksi demo tersebut para pendemo sempat memblokade jalan dengan cara membakar ban dan sempat terjadi dorong-dorongan kepada pihak kepolisian, namun aksi tersebut masih berjalan aman dan lancar.
“Alhamdulillah, semua berjalan aman dan lancar, sehingga semua berjalan damai dengan situasi yang kondusif," kata Kapolresta Pekanbaru saat pimpin apel Konsolidasi setelah melakukan pengamanan tersebut. (rom/hmsResta).
