RokanHulu:Riaunet.com~Dari beberapa pandangan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Rokan Hulu ada beberapa orang yang pantas untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Bupati Rokan Hulu, periode 2016-2022. Nantinya mereka akan mendampingi H Sukiman, yang dalam waktu dekat ini akan dilantik sebagai Bupati Rohul defenitif.
Menurut Ketua Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul, Tengku Rafli Armein, ada beberapa nama yang pantas dipertimbangkan untuk mengisi posisi kekosongan wakil bupati tersebut nantinya.
Mereka juga orang yang berasal dari kalangan partai pengusung dan pendukung pasangan Suparman/ Sukiman dalam Pilkada Rohul tahun 2016 lalu. Selain itu, beberapa nama yang berasal dari kalangan birokrat juga dinilai pantas.
Misalnya dari partai Golkar, ada beberapa nama dinilai potensial. Seperti H Masgaul Yunus, SH, MH yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Riau dan juga mantan Wakil Ketua DPRD Rohul, H Sari Antoni, SH (anggota DPRD Rohul), dan H Hasanuddin, SH (mantan Ketua DPRD Rohul). Calon lain yang dinilai pantas adalah Ketua Gerindra Rohul, Syamsul Akmal, SH serta Ketua Hanura Rohul, Tengku Azuir, SE.
Sementara dari kalangan birokrat juga ada sejumlah nama. Di antaranya Ir Damri yang kini menjabat Sekdakab Rohul. Damri sendiri akan memasuki masa pensiun pada Mei 2018 yang akan datang.
Lantas ada nama Masperi, yang saat ini menjabat Asisten II Setdaprov Riau serta Joni Irwan SH, yang juga pejabat di Pemprov Riau.
“Ya, kalau soal figur calon Wabup itu ada beberapa nama, seperti Pak Masgaul, Sari Antoni, Hasanudin, Syamsul Akmal, T. Azuir,” jelas Rafli, Selasa (6/2/2018).
Dalam proses pemilihan Wabup Rohul nanti, menurutnya LAM Rohul sebagai lembaga resmi yang diakui pemerintah yang seharusnya dilibatkan. Sehingga akan didapat sosok Wabup Rohul yang mengerti adat istiadat setempat di Negeri Seribu Suluk. Hal inilah yang menurutnya akan sangat penting perannya, khususnya dalam mengambil sebuah kebijakan.
“Tolong dicatat ya, kita hanya minta LAM dilibatkan dalam penentuan calon Wabup Rohul itu, kita bukan dalam konteks penentuan nama calon yang akan diajukan,” ujar Rafli. (Des)
