SIAK:Riaunet.com~Anggota DPRD Kabupaten Siak melakukan peninjauan ke Kanal IKPP Perawang yang menjadi salah satu penyebab banjir di Tualang yang merendam 400 rumah di Kecamatan Tualang kabupaten siak.
Rombongan DPRD Kabupaten Siak yang dipimpin oleh Ketua DPRD kabupaten Siak Indra Gunawan, Camat Tualang Zalik Efendi, Penghulu Tualang Jufrianto, Penghulu Pinang Sebatang Bambang, dan Lurah Perawang Yudha Rajasa melakukan sidak kelapangan dan sekaligus memberi bantuan kepada korban banjir. Dalam peninjauan kali ini, rombongan menemui beberapa kejanggalan, mereka berencana akan melakukan hearing apabila tidak ada kesepakatan yang menimbulkan banjir tahunan tersebut.
"Kita tadi lihat alat berat ekskavator Ampibi di jembatan Tri Pejuangsa yang lagi mati, katanya pompa minyak rusak," Jelas Indra kepada Riaunet.com. Setelah meninjau Normalisasi sungai perawang yang dilakukan pihak IKPP Perawang, rombongan dewan langsung menuju Pintu air kanal IKPP Perawang yang berada di areal pelabuhan Feri PT IKPP Perawang, rombongan melihat langsung inlet outlet air yang tingginya sudah setara dengan badan jalan, terlihat pintu kanal air dibuka dua pintu sedangkan dua lagi ditutup, air keluar muncrat kencang menuju sungai siak.
Tidak puas dengan itu, rombongan kembali meninjau sungai alam yaitu sungai perawang, mereka melihat langsung debet air tinggi disungai perawang tersebut.
"Kita sudah melihat semua, selain curah hujan tinggi dan meluapnya sungai perawang dan pendangkalan Sungai penyebab," Ujar nya.
Dia meminta kepada pihak perusahaan IKPP Perawang Untuk mengontrol pintu air jangan ada rembesan lagi sampai ke sawah warga.
"Disini kita tidak mencari benar atau salahnya tapi kita cari solusi, kita menyadari bahwa warga merupakan bagian, sedangkan perusahaan merupakan aset yang perlu kita jaga, harus ada solusi," Kata Indra yang merupakan politisi golkar di hadapan Humas IKPP Perawang Armadi.
Indra menyebutkan bahwa pihak perusahaan PT IKPP Perawang sudah lakukan Action. "Secepatnya perbaiki ekskavator tersebut dan lakukan normalisasi sungai perawang secepat mungkin, kalau perlu 6 bulan sekali agar banjir tahunan tersebut tidak terjadi lagi," Tambahnya. Apabila, tidak direspon oleh pihak Perusahaan IKPP, " Kita akan lakukan Hearing kalau perlu sampai ke pusat,"Ancam Indra.
Menanggapi persoalan tersebut, Humas IKPP Perawang Armadi mengatakan bahwa terkait Ekskavator rusak dirinya akan mendatangkan mekanik hari ini. "Mekanik sudah turun hari ini dan secepat nya akan perbaiki," Ujarnya.
Terkait Normalisasi Sungai alam yaitu sungai perawang" Kita sudah melakukan normalisasi sungai perawang sejak kemarin, terkait permintaan dan kesepakatan, kalau masyarakat atau pemerintah menginginkan normalisasi setahun sekali atau 6 bulan sekali, akan kami lakukan," Jelasnya (Iz).
