Berita Terkini

Dapat Penghargaan dari Kementrian Desa dan PDTT BUMK Kandis dan Koto Gasib Studi Banding ke Sumbar

Jumat, April 07, 2017
SIAK:Riaunet.com~Untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan Badan usaha milik kampung (BUMK) dalam pengembangan unit usaha, BUMK Kecamatan Kandis dan Koto gasib melakukan studi banding ke negeri pariwisata yaitu Sumatera baratKedua BUMK yang berasal dari kota istana ini mengikuti Study banding sebanyak  82 orang yang terdiri dari pengelola BUMK, pihak Kecamantan Kandis dan Koto gasib pendamping desa dan Leader PPK, Penghulu dan lurah.

Untuk peserta Kecamatan kandis sebanyak 46 orang, sedangkan Kecamatan Koto gasib sebanyak 36 orang, rombongan berangkat pada hari Rabu (5/4/2017) menuju ke Badan usaha milik nagari (BUMN) Tunas Jaya Negari Sasak,  Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumbar.

BUMN Tunas Jaya nagari sasak merupakan badan usaha nagari (sebutan kampung di Sumbar,red) yang berhasil memperoleh juara 1 dalam katagori rintisan pengembang dari Kementrian desa dan PDTT.

Selain mengadopsi pengelolaan Badan usaha mereka yang teruji oleh kementerian Desa Republik Indonesia, BUMN Tunas jaya ini mampu mengembangkan unit usaha sebanyak 3 unit seperti Toserba, pembuatan es balok, dan penjualan solar buat nelayan serta yang paling istimewanya adalah dukungan dan komitmen pemerintah nagari dalam membantu, mendukung pelaksanaan BUMN ini berkembang sampai kepenjuru indonesia "Ini luar bisa, makanya kita melakukan studi Banding kesini, sebagai tolak ukur BUMK kita," Ungkap Korda DPMPD Kabupaten Siak Ikhfa Rafii kepada riaunet.com melalui seluler, Kamis (6/4/2017).

Ikhfa berharap melalui studi banding ke BUMN Tunas jaya sasak ini, para peserta yang notabene dari pengelolaan BUMK dan penghulu Kampung dapat memotivasi agar dapat mengembangkan BUMK di Kampung masing masing, umumnya di Kabupaten Siak ini,"Harap Ikhfa (Iz).