Berita Terkini

Temui Ketua Pansus RTRW Riau, Mahasiswa Sebut Bibir Napangga Indah Di Garap Menjadi Perkebunan

Senin, September 04, 2017
Pekanbaru:Riaunet.com~Perwakilan mahasiswa Kecamatan Tanjung Medan menemui ketua pansus RTRW Propinsi Riau, Asri Auzar. Ihwal kunjungan tersebut untuk mendapatkan informasi terkait status Kawasan Napangga Indah dalam Peta RTRW Riau. 

Pada kesempatan Itu, Zunnur Roin yang merupakan Ketua Himpunan Mahasiswa Kecamatan Tanjung Medan menyebutkan bahwa di pinggiran Danau Napangga Indah telah dibuka lahan perkebunan oleh oknum anggota DPRD Rohul.

"Iya, Kita datang disini untuk mendapatkan informasi status kawasan Napangga indah," Ujarnya kepada riaunet.com, Senin (4/9/2017).

Karena, lanjut Zunnur Roin, siapapun tahu dan melihat bahwa telah dibuka nya lahan perkebunan tepat di bibir danau napangga indah. Ini masalah dan harus diselesaikan, dalam hal ini terang kita melihat bahwa pembukaan lahan itu berdampak kepada lingkungan, kemudian apakah pembukaan lahan itu sesuai dengan SOP perkebunan dan kehutanan.

Nah, kunjungan kami ke pansus RTRW ini ingin memperoleh informasi status kawasan Napangga indah itu, dan kami juga memohon dukungan dari advokasi kepada Kanda Asri, mengingat beliau juga wakil rakyat kami di provinsi dari Rohil," sebut dia.

Dalam pertemuan tersebut,.Asrri Auzar menyampaikan bahwa untuk tanjung medan sendiri dalam peta RTRW sudah di lakukan pemetaan.

"Tanjung Medan ada kawasan yang kita putihkan, seperti pemukiman masyarakat di pinggiran sungai. Kalau untuk danau Napangga sendiri itu kita peruntukkan sebagai kawasan pariwisata, tidak boleh ada kebun, dan hanya boleh dibangun infrastruktur kepariwisataan," ujar ketua DPD demokrat Riau tersebut.

Masih kata Auzar, seperti yang diketahui bahwa danau napangga merupakan sasaran kepariwisataan rohil masa depan.

"Sebelumnya kita juga melakukan gerakan refleksi kepariwisataan. Dalam poin sikap kita sudah di tekankan bahwa kita mengutuk upaya perusakan lingkungan yang dapat menghambat perkembangan kawasan napangga indah. Saya fikir, kita akan selalu mengadvokasi Lahan yang juga terendus sindikat "CUKONG" itu. Saat ini kita masih intens mengkaji, jika kita sudah menemukan temuan yang pas,  kita akan desak Bupati Rohil mengambil tindakan tegas," tutupnya (rdk).