KAMPAR:Riaunet.com~Keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-provinsi Riau taja buka bersama di kabupaten Kampar. Dalam buka bersama tersebut hadir sejumlah tokoh-tokoh partai dan senior partai, di antaranya hadir Rasyad Zein, Roem Zein, Syahrizal Dlc dan kader lainnya pada sabtu (17/6/2017).
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan partai yang masih komitmen dan konsisten dengan ideologi Islamnya dalam menjalankan kepartaian. Kampar sejatinya adalah negri serambi mekah Riau yang Bupatinya baru terpilih dari kader partai PPP dan merupakan Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau.
Rangkaian acara diisi santapan rohani oleh sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Ustad Zulhusni Domo dan pembagian sedekah dan zakat oleh Bupati Kampar Aziz Zaenal.
Rangkaian acara diisi santapan rohani oleh sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau Ustad Zulhusni Domo dan pembagian sedekah dan zakat oleh Bupati Kampar Aziz Zaenal.
Dalam arahannya Rusli Effendi menuturkan bahwa sebagai kader PPP sejati maka keputusan tertinggi partai harus di hargai dan dijalankan.
"PPP adalah partai besar, kita harus menjaga keharmonisan dan kekompakan sesama kader. Sekarang partai kita sudah satu, keputusan MK telah menolak gugatan Djand Farid. Apapun ceritanya kedepan PPP harus satu. Kekompakan dan kesolidtan harus kita jaga," tegasnya.
"Jika ada kader kita (PPP red) siap maju pada helat pemilihan gubernur Riau 2018 mendatang wajib semua kader dan simpatisan mendukung secara totalitas," tambah Rusli.
Diketahui bahwa Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta mengeluarkan putusan mengenai dualisme kepengurusan di Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Mereka menyatakan gugatan Djan Faridz tidak diterima. Artinya putusan PTUN terdahulu dibatalkan dan SK Menkumham RI tentang pengesahan kepengurusan PPP hasil Muktamar Pondok Gede Tahun 2016 tetap berlaku dan dinyatakan sah. (rdk)
