KUANSING:Riaunet.com~Masalah sertifikasi ini sudah berlarut-larut.Saya minta guru kuansing lebih kompak lagi, saya yakin banyak pihak yang akan membantu membela guru. Ini sudah akhir bulan april dan Sudah mendekati bulan Mei namun sertifikasi guru ditahun 2016 dan triwulan awal 2017 belum juga cair, sementara kabupaten lain diriau sudah cair Dana sertifikasinya.
Ini sudah sangat tidak sehat, dana sertifikasi Kuansing semakin tidak jelas, kita sangat prihatin hak guru telah diambil.
"Kita minta seluruh guru harus kompak," sebut ketua.ISPP Kuansing, Rizki Erlando.SPd, Jumat (28/4/2017) di kabupaten kuansing.
Uangnya tidak jelas lari kemana, harusnya team Dari pusat sudah Turun ke kuansing, karna ini diduga ada pelanggaran undang-undang no.14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Dana sertifikasi itu diprogramkan untuk kesejateraan guru bukan untuk pembangunan atau dipakai untuk hal lain," tegas Rizki dengan kecewa.
Hari ini kita kebetulan akan jumpa di talukkuantan, ada beberapa guru seperti pak Nopendra. Bu Yendra pak Hepi Maison dan pak Hirman Sahendri serta di dampingi oleh penasehat hukum pak Zubirman SH," tambahnya.
Sementara itu, Nopendra SPd menjelaskan nahwa kita akan terus pantau dan kita akan terus perjuangkan hak kita, yang seluruh nya ada Rp.64,6 Milyar dari 2512 guru.
"Kami berharap kepada seluruh guru Kuansing agar sama-sama berjuang," pintanya. (rdk)
