SIAK:Riaunet.com~Sebanyak 7 orang anak punk berhasil kabur saat di bawa ke Selter yang berada di Kabupaten Siak, sedangkan dua orang lagi di pulangkan karena faktor umur dan pernah dibina sebelumnya.
Ke Sembilan orang tersebut berhasil terjaring saat petugas yang dipimpin oleh Kapolres Siak AKBP Restika PN, Rabu kemarin melakukan razia dalam menjawab keluhan masyarakat Tualang. Kemudian setelah mereka terjaring di kumpulkan di Mapolsek Tualang untuk didata dan dibawah keselter Kabupaten Siak untuk dibina.
Informasi yang berhasil dihimpun oleh Riaunet.com bahwa Rabu Sore mereka (anak punk, red) sebanyak 7 orang dibawa ke selter, Setelah sampai ke KM 11 Simpang 4 Koto gasib mereka dua orang turun dan langsung kabur saat mobil melambat. Namun, petugas yang membawa mereka menggunakan mobil hilux dauble calbin milik Satpol PP tidak mengejarnya.
Setelah itu mereka berangkat menuju ke Kota istana, sesampai di Bumi perkemahan, anak punk tersebut kembali terjun dan kabur saat mobil melambat lantaran menghindari lubang.
Kadis Dinas Sosial Kabupaten Siak Nurmansyah melalui Kabid Rehabilitasi Hj Nila Kesuma Mpd membenarkan bahwa 7 Anak Punk berhasil kabur, 2 diantara di pulangkan lantaran sudah pernah dibina sebelumnya dan memiliki keluarga di Kecamatan Tualang.
"Iya kami dapat info bahwa anak punk berhasil kabur, mereka (anak punk,red) kemarin kami titipkan ke petugas Satpol PP untuk dibawah ke Siak lantaran kami tidak membawa mobil," Ungkapnya.
Dijelaskannya, bahwa 9 anak punk tersebut, 5 orang merupakan warga Kecamatan Bungaraya, sedangkan 2 warga Lubuk dalam dan 2 orang lagi warga Koto gasib.
"Kita ini bagian pembinaan saja, tapi apabila mereka tertangkap lagi kita akan proses," Jelasnya (Iz)
